Thursday, 30 June 2016

Model-model analisis data

 Model-model analisis data

Ada 5 macam model teknik analisis data;

  1. Model Analisis Interaktif Miles & Huberman
  2. Analisis Isi (Content Anlysis).
  3. Teknik Analisis Domain (Domain Analysis)
  4. Teknik Analisis Taksonomik (Taksonomic Analysis)
  5. Teknik Analisis Komparatif Konstan (Constant Comparative Analysis)

 

1. Model Analisis Interaktif Miles & Huberman

Dalam penelitian kualitatif memungkinkan dilakukan analisis data pada waktu peneliti berada di lapangan maupun setelah kembali dari lapangan baru dilakukan analisis. Pada penelitian ini analisis data telah dilaksanakan bersamaan dengan proses pengumpulan data. Alur analisis mengikuti model analisis interaktif sebagaimana diungkapkan Miles dan Huberman (1984: 23). Teknis yang digunakan dalam menganalisis data dapat divisualisasikan sebagai berikut:
Proses analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan empat tahap, yaitu:

1)    Pengumpulan Data 
Data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi dicatat dalam catatan lapangan yang terdiri dari dua bagian yaitu deskriptif dan reflektif.
Catatan deskriptif adalah catatan alami, (catatan tentang apa yang dilihat, didengar, disaksikan dan dialami sendiri oleh peneliti tanpa adanya pendapat dan penafsiran dari peneliti terhadap fenomena yang dialami.
Catatan reflektif adalah catatan yang berisi kesan, komentar, pendapat, dan tafsiran peneliti tentang temuan yang dijumpai, dan merupakan bahan rencana pengumpulan data untuk tahap berikutnya.

2)    Reduksi Data
Setelah data terkumpul, selanjutnya dibuat reduksi data, guna memilih data yang relevan dan bermakna, memfokuskan data yang mengarah untuk memecahkan masalah, penemuan, pemaknaan atau untuk menjawab pertanyaan penelitian. Kemudian menyederhanakan dan menyusun secara sistematis dan menjabarkan hal-hal penting tentang hasil temuan dan maknanya. Pada proses reduksi data, hanya temuan data atau temuan yang berkenaan dengan permasalahan penelitian saja yang direduksi. Sedangkan data yang tidak berkaitan dengan masalah  penelitian dibuang. Dengan kata lain reduksi data digunakan untuk analisis yang menajamkan, menggolongkan, mengarahkan dan membuang yang tidak penting, serta mengorganisasikan data, sehingga memudahkan peneliti untuk menarik kesimpulan.
Model Analisis Interaktif Miles & Huberman
 

3)    Penyajian Data
Penyajian data dapat berupa bentuk tulisan atau kata-kata, gambar, grafik dan tabel. Tujuan sajian data adalah untuk menggabungkan informasi sehingga dapat menggambarkan keadaan yang terjadi. Dalam hal ini, agar peneliti tidak kesulitan dalam penguasaan informasi baik secara keseluruhan atau bagian-bagian tertentu dari hasil penelitian, maka peneliti harus membuat naratif, matrik atau grafik untuk memudahkan penguasaan informasi atau data tersebut. Dengan demikian peneliti dapat tetap menguasai data dan tidak tenggelam dalam kesimpulan informasi yang dapat membosankan. Hal ini dilakukan karena data yang terpencar-pencar dan kurang tersusun dengan baik dapat mempengaruhi peneliti dalam bertindak secara ceroboh dan mengambil kesimpulan yang memihak, tersekat-sekat daan tidak mendasar. Untuk display data harus disadari sebagai bagian dalam analisis data.

4)    Penarikan Kesimpulan
Penarikan kesimpulan dilakukan selama proses penelitian berlangsung seperti halnya proses reduksi data, setelah data terkumpul cukup memadai maka selanjutnya diambil kesimpulan sementara, dan setelah data benar-benar lengkap maka diambil kesimpulan akhir.

Sejak awal penelitian, peneliti selalu berusaha mencari makna data yang terkumpul. Untuk itu perlu mencari pola, tema, hubungan, persamaan, hal-hal yang sering timbul, hipotesis dan sebagainya. Kesimpulan yang diperoleh mula-mula bersifat tentatif, kabur dan diragukan akan tetapi dengan bertambahnya data baik dari hasil wawancara maupun dari hasil observasi dan dengan diperolehnya keseluruhan data hasil penelitian.Kesimpulan–kesimpulan itu harus diklarifikasikan dan diverifikasikan selama penelitian berlangsung.

Data yang ada kemudian disatukan ke dalam unit-unit informasi yang menjadi rumusan kategori-kategori dengan berpegang pada prinsip holistik dan dapat ditafsirkan tanpa informasi tambahan. Data mengenai informasi yang dirasakan sama disatukan ke dalam satu kategori, sehingga memungkinkan untuk timbulnya ketegori baru dari kategori yang sudah ada.

Friday, 10 June 2016

Beasiswa Mahasiswa Asing Kemdikbud

Tujuan
  1. Memperkuat hubungan dan kerjasama Internasional Indonesia dengan negara sahabat.
  2. Mempromosikan pendidikan dan pemahaman Bahasa Indonesia, Seni dan Budaya.
  3. Memajukan kerjasama di bidang pendidikan Indonesia dengan negara sahabat.

Bidang Pendidikan
Beasiswa Unggulan ditujukan untuk Mahasiswa jenjang pendidikan master (S2) dan doctoral (S3) di Indonesia dan bisa berkomunikasi menggunakan Bahasa Indonesia pada bidang pendidikan Bahasa Indonesia, Seni dan Budaya.

Durasi Studi
Durasi studi untuk program master adalah 24 bulan dan 36 bulan untuk program doctoral.

Riset
  1. Riset harus dilaksanakan di Indonesia. 
  2. Riset diluar Indonesia tidak ditanggung oleh Beasiswa Unggulan. 
Beasiswa Mahasiswa Asing Kemdikbud
Beasiswa Mahasiswa Asing Kemdikbud

Bahasa
Semua mata kuliah dan tugas perkuliahan tertulis, skripsi, thesis/disertasi disajikan hanya dalam Bahasa Indonesia.

Komponen Beasiswa
  1. Biaya Pendidikan
  2. Biaya Hidup
  3. Biaya Imigrasi
  4. Biaya Penelitian
  5. Biaya Buku
  6. Biaya Wisuda
  7. Biaya Asuransi
  8. Tiket Kepulangan (Kelas Ekonomi)

Persyaratan
  1. Program Master (S2)
    1. Daftar online di buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
    2. Maksimum 32 tahun. 
    3. Telah lulus pada program Sarjana (S1) atau yang setara.
    4. Memiliki skor TOEFL ITP minimal 500 atau IELTS 6,0.
    5. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.00 (dalam skala 4.0) atau yang setara.
    6. Memiliki surat keterangan diterima di Perguruan Tinggi. 
    7. Dokumen yang harus diunggah (scan):
      • Passport
      • Surat rekomendasi dari Kedutaan Besar di Indonesia.
      • Ijazah program Sarjana (S1) dan transkrip akademik (dalam Bahasa Inggris).
      • Sertifikat TOEFL ITP atau IELTS.
      • Surat keterangan sehat dari badan kesehatan negara asal.
      • Surat pernyataan motivasi (500 Kata).
      • Proposal rencana penelitian.
  2. Doctoral Program (S3)
    1. Daftar online di buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
    2. Maksimum 37 tahun. 
    3. Telah lulus pada program Master (S2) atau yang setara.
    4. Memiliki skor TOEFL ITP minimal 500 atau IELTS 6,0.
    5. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.00 (dalam skala 4.0) atau yang setara.
    6. Memiliki surat keterangan diterima di Perguruan Tinggi. 
    7. Dokumen yang harus diunggah (scan):
      • Passport
      • Surat rekomendasi dari Kedutaan Besar di Indonesia.
      • Ijazah program Master (S2) dan transkrip akademik (dalam Bahasa Inggris).
      • Sertifikat TOEFL ITP atau IELTS.
      • Surat keterangan sehat dari badan kesehatan negara asal.
      • Surat pernyataan motivasi (500 Kata).
      • Proposal rencana penelitian.

Waktu Pendaftaran dan Proses Seleksi
Adapun waktu pelaksanaan program Beasiswa Unggulan Mahasiswa Asing adalah: 
  1. Sosialisasi Program dan pendaftaran, dilaksanakan pada Januari sampai dengan 31 Mei 2016. Pendaftaran ditutup pada akhir bulan Mei 2016 untuk periode Batch 1 dan akhir bulan September 2016 untuk periode Batch 2. 
  2. Seleksi, dilaksanakan secara administrasi dan wawancara pada bulan Juni 2016 dan Oktober 2016 (setahun dua kali) 
    • Seleksi administrasi Pendaftar yang telah mengajukan usulan beasiswa secara online dilakukan validasi dan verifikasi oleh Biro PKLN untuk dinyatakan lulus seleksi administrasi. Pada tahap ini adalah pendaftar yang berkasnya telah dinyatakan lengkap sesuai dengan ketentuan pendaftaran Beasiswa Unggulan. 
    • Seleksi wawancara dan validasi Peserta yang lulus seleksi pendaftaran online akan mengikuti seleksi wawancara dan diwajibkan membawa seluruh data asli sesuai dengan data yang digunakan saat pendaftaran online. 
  3. Pengumuman Hasil Seleksi, akan diumumkan melalui melalui website (1 bulan setelah Seleksi)

Hak
  1. Dinyatakan sebagai peserta Beasiswa Unggulan berdasarkan surat keputusan Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri.
  2. Mendapatkan beasiswa berdasarkan komponen dan besaran beasiswa yang ditetapkan oleh kepala biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri.
  3. Mendapatkan layanan administrasi dan pembinaan yang dilakukan oleh Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
  4. Mendapat pembekalan dan pembinaan non akademis (bimbingan teknis).

Kewajiban
  1. Melaksanakan kewajiban perkuliahan sesuai ketentuan yang diberlakukan oleh perguruan tinggi hingga selesai. 
  2. Menyelesaikan studinya tepat pada waktunya.  
  3. Menyerahkan fotokopi ijasah dan transkrip nilai dan tugas akhir dalam bentuk softkopi setelah menyelesaikan studi.
  4. Melaporkan kemajuan akademik yang dapat dikirim secara online. Didalam laporan akademik yang paling utama dilaporkan adalah perolehan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan rincian mata kuliah yang diambil, kendala studi yang dihadapi, rencana kegiatan di semester/tahun yang akan datang, hal-hal lain yang berkaitan dengan studi atau Beasiswa Unggulan.

Sanksi
Pemberian Beasiswa Unggulan dihentikan apabila penerima Beasiswa Unggulan:
  1. Melebihi batas masa belajar yang ditetapkan; 
  2. Tidak menepati perjanjian beasiswa; 
  3. Menerima beasiswa lain yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara atau sumber lain yang sah dan tidak mengikat dalam komponen yang sama; 
  4. Terlibat tindak pidana;
  5. Terlibat penyalahgunaan narkotika, obat terlarang, dan zat adiktif.

Evaluasi dan Pelaporan
Kegiatan evaluasi dilakukan untuk mengetahui perkembangan mahasiswa selama mengikuti proses perkuliahan dan dilakukan minimal sekali dalam setahun bagi semua mahasiswa penerima Beasiswa Unggulan, baik dalam maupun luar negeri. Mereka harus melaporkan hal-hal yang berkaitan dengan akademiknya dan hal-hal lainnya. Kegiatan evaluasi juga dilakukan di beberapa program studi penyelenggara Beasiswa Unggulan di dalam negeri. 
Semua penerima Beasiswa Unggulan wajib mengirimkan LAPORAN AKADEMIK yang dikirimkan secara online melalui website Beasiswa Unggulan. Evaluasi juga dapat dilakukan secara kunjungan langsung kepada peserta Beasiswa Unggulan dimana studi oleh tim evaluasi yang telah ditetapkan. Pembayaran beasiswa tahap selanjutnya akan diproses setelah penerima Beasiswa Unggulan mengirimkan laporan akademik

Friday, 29 April 2016

Lulusan Sarjana Sulit Cari Kerja? Ini Sebabnya


Lulusan perguruan tinggi Indonesia sedang mengalami dilema, sebab gelar ijazah pendidikan tinggi yang mereka raih tak lagi jadi jaminan mudah untuk mendapat pekerjaan. Kesulitan mereka terserap dunia kerja semakin bertambah berat, karena mulai 1 Januari tahun ini mereka juga bersaing dengan tenaga kerja asing dari negara-negara ASEAN sebagai dampak berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)
image by http://putraceria-berbagi.blogspot.co.id/

Sulitnya lulusan universitas lokal memperoleh pekerjaan sudah terlihat dari angka pengangguran terdidik Indonesia yang meningkat setiap tahun. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2014, di Indonesia ada 9,5 persen (688.660 orang) dari total penganggur yang merupakan alumni perguruan tinggi.

Mereka memiliki ijazah diploma tiga atau ijazah strata satu (S-1) . Dari jumlah itu, penganggur paling tinggi merupakan lulusan universitas bergelar S-1 sebanyak 495.143 orang.

Angka pengangguran terdidik pada 2014 itu meningkat dibandingkan penganggur lulusan perguruan tinggi pada 2013 yang hanya 8,36 persen (619.288 orang) dan pada 2012 sebesar 8,79 persen (645.866 orang).

"Tingkat pengangguran terbuka Indonesia berdasarkan pendidikan yang ditamatkan cukup membahayakan," kata mantan Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Fasli Djalal, pada Kompas, (27/4/2015).

Menurut Fasli, Indonesia perlu mendesain ulang konsep pendidikan tinggi agar lulusannya mudah diserap industri.

"Apa masih perlu mendidik anak selama empat tahun di perguruan tinggi atau cukup memberikan pelatihan bersertifikat internasional enam bulan agar mereka bisa langsung bekerja di sejumlah negara," ujarnya.

Banyaknya lulusan perguruan tinggi menganggur karena adanya ketimpangan antara profil lulusan universitas dengan kualifikasi tenaga kerja siap pakai yang dibutuhkan perusahaan. Berdasarkan hasil studi Willis Towers Watson tentang Talent Management and Rewards sejak tahun 2014 mengungkap, delapan dari sepuluh perusahaan di Indonesia kesulitan mendapatkan lulusan perguruan tinggi yang siap pakai.

Masih menurut hasil studi itu, semestinya perusahaan tidak sulit mencari tenaga kerja, sebab angka pertumbuhan lulusan perguruan tinggi di Indonesia setiap tahun selalu bertambah. Sementara itu, angka permintaan perusahaan terhadap tenaga kerja selalu lebih rendah dari pada jumlah lulusannya.

"Setelah India dan Brasil, Indonesia menempati peringkat ketiga sebagai negara dengan pertumbuhan lulusan universitas lebih dari 4 persen dan rata-rata surplus 1.5 persen per tahun. Tapi, perusahaan tetap kesulitan mendapatkan karyawan yang berpotensi tinggi," ujar Consultant Director, Willis Tower Watson Indonesia, Lilis Halim pada diskusi A Taste Of L’oreal, Rabu (20/4/2016).

Susah terserapnya lulusan perguruan tinggi Indonesia karena tidak memiliki skill yang dibutuhkan perusahaan dan tidak punya critical skill.

"Skill adalah langkah utama memasuki dunia kerja, setelah itu harus punya critical skill jika ingin berkembang dan masuk jajaran manajemen perusahaan," kata Lilis.

Berdasarkan studi itu, Lilis mengatakan bahwa di era digital saat ini lulusan perguruan tinggi harus punya digital skills, yaitu tahu dan menguasai dunia digital. Agile thinking ability - mampu berpikir banyak skenario- serta interpersonal and communication skills - keahlian berkomunikasi sehingga berani adu pendapat.

Terakhir, menurut dia, para lulusan juga harus punya global skills. Skil tersebut meliputi kemampuan bahasa asing, bisa padu dan menyatu dengan orang asing yang berbeda budaya, dan punya sensitivitas terhadap nilai budaya.

Harus bersinergi

Pakar pendidikan Indonesia, Arief Rachman, yang juga jadi panelis dalam diskusi tersebut mengatakan bahwa kualitas lulusan perguruan tinggi yang tak sesuai kebutuhan dunia industri adalah akibat kesalahan sistem pendidikan Indonesia selama 20 tahun lalu.

"Selama ini mahasiswa hanya disuruh belajar untuk lulus jadi sarjana. Mereka hanya mengejar status bukan proses untuk menjadi sarjana. Akhirnya mereka jadi tak punya pemahaman apa-apa terhadap proses pendidikan yang sudah dilalui," ujarnya.

Arief juga mengajak orang tua, guru dan dosen untuk  mengajarkan kepada generasi muda agar tidak takut terhadap perubahan. Ia juga mengkiritik terhadap orang yang kontra dengan perubahan kurikulum pendidikan.

"Jangan takut kurikulum pendidikan berubah, sebab perubahan itu juga untuk menyesuaikan dengan kebutuhan industri dan dunia yang dinamis," kata Arief.

Guru besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu juga berharap agar pemerintah dan perguruan tinggi bisa mengajak pihak swasta untuk menyusun kurikulum yang tepat bagi perguruan tinggi.

"Kurikulum harus dibentuk juga oleh teman-teman dari swasta, sebab dari swasta kita jadi tahu pengalaman di lapangan dan itu merupakan guru paling hebat bagi mahasiswa," ujarnya.

Tuesday, 1 March 2016

Seleksi Penerimaan Sekolah Tinggi Sandi Negara 2016-2017


Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) adalah Perguruan Tinggi Kedinasan yang diselenggarakan oleh Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2003 tentang Pendirian Sekolah Tinggi Sandi Negara. Mahasiswa STSN merupakan Mahasiswa Ikatan Dinas.
Seleksi Penerimaan Sekolah Tinggi Sandi Negara 2016-2017
Seleksi Penerimaan Sekolah Tinggi Sandi Negara 2016-2017

STSN menerapkan pendidikan dengan sistem paket yang dinyatakan dalam Satuan Kredit Semester (SKS). Beban studi yang harus diselesaikan adalah 146 SKS dan ditempuh selama 4 (empat) tahun. STSN mempunyai 2 (dua) Program Studi yaitu Program Studi Teknik Persandian dan Program Studi Manajemen Persandian. Program Studi Teknik Persandian memiliki 2 (dua) bidang minat yaitu Teknik Kripto dan Teknik Rancang Bangun Peralatan Sandi.

Syarat Pendaftaran

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Siswa kelas XII atau lulusan SMA jurusan IPA atau Madrasah Aliyah jurusan IPA
  3. Nilai Matematika dan Bahasa Inggris (teori) masing-masing minimal 8 (delapan) pada semester IV dan V
  4. Usia minimal 17 (tujuh belas) tahun dan tidak melebihi dari 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 15 September 2016.
  5. Sehat jasmani dan rohani, tidak cacat fisik dan mental.
  6. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan di STSN.
  7. Tidak sedang menjalani Ikatan Dinas dengan instansi lain.
  8. Bersedia mematuhi peraturan STSN dan menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID)

1. Pendaftaran Online
Calon Peserta mengakses website STSN di alamat spmb.stsn-nci.ac.id. Dengan melakukan pendaftaran kemudian mengisi Formulir Pendaftaran Mahasiswa Baru STSN secara online dengan melengkapi biodata diri, biodata orang tua/wali, unggah pas foto berwarna ukuran 3x4 dengan latar belakang merah.

    2. Pengiriman Berkas
    Calon Peserta mengirim berkas ke alamat PO BOX 122 Sawangan 16500. Berkas yang dikirimkan adalah :
    • Bukti Pendaftaran Online (Formulir Pendaftaran)
    • Surat Lamaran kepada Ketua Sekolah Tinggi Sandi Negara ditulis tangan dengan tinta hitam, bermeterai Rp. 6.000,-
  • Foto copy Raport Semester I s.d. V dan lembar identias diri pada raport yang telah dilegalisir dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah bersangkutan
  • Surat keterangan konversi nilai skala 0-100 yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah bersangkutan (bagi pendaftar yang nilai Raportnya sudah menggunakan skala nilai huruf).
  • Foto copy Ijazah/Transkrip Nilai Ujian Nasional (NUN) yang telah dilegalisir dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah bersangkutan (bila lulus tahun sebelumnya)
  • SKCK dari Kepolisian setempat
  • Surat Keterangan Sehat dari Dokter RS Pemerintah
  • Surat Keterangan Belum Pernah Menikah dari Kepala Desa/Kelurahan setempat
  •  Surat Pernyataan yang ditandatangani oleh pelamar dan diketahui oleh orang tua/wali yang menyatakan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan dan sanggup mengganti biaya pendidikan apabila melanggar, diatas pernyataan bermeterai Rp. 6.000,-.

        Foto copy identitas diri berfoto seperti KTP atau SIM atau Kartu Pelajar
        Foto copy KK (Kartu Keluarga)
        Pas foto berwarna 3 (tiga) bulan terakhir ukuran 4x6 cm sebanyak 2 lembar, dengan latar belakang merah.

    Seluruh berkas dimasukkan dalam satu map tebal, bagi putra warna merah dan bagi putri warna biru.

Contoh surat lamaran

contoh surat pernyataan

Tuesday, 23 February 2016

Mau Sukses Tak Perlu IPK Tinggi

Survei National Association of College and Employee (NACE) di Amerika Serikat pada 2002 mengungkapkan fakta mengejutkan. Dari 20 kriteria penting seorang juara, indikator "IPK tinggi" hanya menempati urutan ke-17. Ternyata, menurut survei tersebut, indikator terpenting dari seorang juara adalah kemampuan komunikasi, integritas, kerja sama, dan etika.

Tak hanya itu. Bahkan, hasil penelitian Universitas Harvard menunjukkan bahwa kesuksesan seseorang tidak semata ditentukan oleh pengetahuan dan keterampilan teknis (hard skill), tetapi juga keterampilan mengelola diri dan orang lain (soft skill).  Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa hard skill hanya menentukan 20 persen kesuksesan sesorang. Adapun sisa 80 persennya ditentukan oleh kemampuan soft skill.

Sementara itu, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa saat mengawali kariernya para lulusan perguruan tinggi kerap menemui kesulitan beradaptasi dengan lingkungan kerja. Selain masalah aplikasi teori perkuliahan dalam praktik kerja, mereka juga bergelut dengan masalah komunikasi intrapersonal. Alhasil, motivasi kerja menurun dan penurunan kualitas kerja bisa saja terjadi.
Jangan Lupa di Like Ya

×